Mengalami krisis air susu saat menyusui

BandarQ

EllenNews.com | BandarQ Healthy Apakah kamu seorang ibu baru yang sedang mengalami masalah menyusui? Mungkin kadar seng dalam tubuh kamu yang menjadi penyebabnya. Sebuah penelitian terbaru yang datang dari Penn State University melakukan penelitian dengan mengukur kadar seng dalam ASI untuk membentu mengidentifikasikan penyebab wanita mengalami kesulitan dalam menyusui bayinya. Melansir dari Healthy, hasil penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Mammary Gland Biology and Neoplasia ini menunjukkan bahwa wanita dengan tingkat seng yang rendah dalam ASI menjadi penyebab dirinya kekurangan air susu selama menyusui.


Mengalami krisis air susu saat menyusui | Domino 99


Sebelumnya, penelitian serupa pernah dilakukan oleh tim peneliti yang sama menemukan bahwa protein Znt2 sangat penting untuk mengatur seng dalam ASI. Wanita yang memiliki mutasi pada gen yang berfungsi untuk memproduksi protein ini cenderung memiliki tingkat signifikasi seng yang lebih rendah dalam ASI mereka. Kondisi ini menyebabkan kekurangan seng yang parah pada bayi melalui ASI yang dikonsumsinya. Penelitian ini juga menemukan bahwa variasi genetik sering terjadi pada wanita dan bahkan dapat dikaitkan dengan indikator kurangnya fungsi payudara.

Baca Juga : 
Haruskah Wanita Memakai Bra Saat Tidur
Seng merupakan mineral penting untuk pertumbuhan kelenjar susu,perkembangan selama kehamilan, serta pertumbuhan anak-anak dan remaja. Jika wanita dengan variasi genetik protein Znt2 dapat menyusui, air susu mereka kemungkinan hanya mengandung seng dalam jumlah yang rendah.
Sehingga dalam penlitian baru yang mereka lakukan, para peneliti mengumpulkan dan menganalisis data dari 56 wanita menyusui dengan 35% diantaranya memiliki setidaknya satu perubahan gen pada protein Znt2. Para peneliti juga menemukan 12 varian genetik yang sebelumnya tidak diketahui dari Znt2 dalam tubuh peserta. Lima diantaranya secara statistik berhubungan dengan tingkat abnormal seng dalam ASI.

Baca Juga : Video Maria Ozawa Kecelakaan Di manila, Filipina
Dalam penelitian tersebut, para peserta dibagi dalam empat kelompok sesuai dengan tingkat seng dalam ASI mulai dari rendah ke tinggi. Peneliti mengidentifikasi varian Znt2 pada 78% wanita dalam kelompok wanita dengan tingkat seng terendah. Sementara Znt2 hanya terdapat pada 29% wanita dengan tingkat seng tertinggi. Wanita menyusui setidaknya memiliki satu varian genetik Znt2 baik dengan tingkat seng rendah atau tinggi dalam air susu mereka. Namun, yang terpenting adalah kadar Znt2 tidak terdeteksi pada wanita dengan kadar seng normal.
Selain itu, setelah melihat rasio natrium hingga kalium (Na/K) dalam susu para peserta yang merupakan indikator adanya disfungsi payudara, termasuk infeksi dan radang payudara. Para peneliti menemukan bahwa wanita dengan varian genetik T2885 memiliki kadar Natrium yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki varian ZnT2.

Baca Juga : Video Hotel Bintang 5 Dubai Terbakar Di Malam Tahun Baru
Meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami bagaimana perubahan genetika memengaruhi tingkat seng dalam ASI dan juga fungsi payudara. Temuan ini merupakan langkah penting untuk mengidentifikasi ASI bayi yang berisiko kekurangan seng.

0 Response to "Mengalami krisis air susu saat menyusui"

Post a Comment