Ditanya Adakah Perda Pemprov DKI Yang Dibatalkan Presiden Jokowi, Ini Kata Ahok !!

EllenNews.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan dari ribuan peraturan daerah (perda) yang dibatalkan presiden Joko Widodo, tidak ada perda DKI Jakarta di dalamnya.

"Kita enggak pernah buat perda begitu. Lebih baik begitu sih (yang enggak jelas dibatalin). Jadi saya kira sudah tepat presiden. Semua perda yang bertentangan dengan UU 45 harus dicabut," kata Ahok di Balai kota, Jakarta, Selasa (14/6/16).

Seharusnya, kata Ahok, perda-perda bermasalah dicabut dapat dimonitor dan dicabut terlebih dahulu di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebelum sampai di tangan presiden.

"Dari dulu harusnya gitu dicabut. Makanya Mendagri pintu. Semua perda harus dari Mendagri. Dulu terlalu banyak masing-masing daerah negara-negara sendiri. Jadi lama-lama kayak negara bagian. Enggak bener," terangnya.

Jokowi: 3.143 Perda & peraturan kepala daerah bermasalah dibatalkan

Presiden Joko Widodo menegaskan ada 3.143 peraturan daerah (perda) dan peraturan kepala daerah bermasalah dibatalkan. Pembatalan ini sebagai upaya untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang besar, toleran dan memiliki daya saing.

"Dari hasil evaluasi yang dilakukan pemerintah terhadap perda dan peraturan kepala daerah terdapat 3.143 perda dan peraturan kepala daerah yang bermasalah," kata Presiden Jokowi dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (13/6/16).

Sebanyak 3.143 Perda bermasalah yang dibatalkan, lanjut Presiden, meliputi perda yang menghambat perekonomian daerah, memperpanjang jalur birokrasi, menghambat proses perizinan dan investasi. Tidak hanya itu, perda tersebut juga menghambat kemudahan berusaha serta bertentangan dengan Peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.

"Dalam menghadapi tantangan kebangsaan yang semakin berat, pemerintah pusat dan pemerintah daerah (perda) harus menjadi satu kesatuan yang utuh. Visi yang sama, arah dan tujuan yang sama serta saling berbagi tugas," sambungnya.

Sebagai bangsa besar, jelas dia, sudah saatnya Indonesia menyiapkan diri sehingga mempunyai kapasitas nasional yang kuat, kapasitas nasional yang tangguh untuk menghadapi persaingan antar negara yang semakin ketat.

"Sebagai bangsa yang majemuk, kita juga harus memperkuat diri dengan semangat toleransi dengan persatuan di tengah Kebhinekaan. Dengan toleransi dan persatuan, kita akan semakin kokoh dalam menghadapi tantangan-tantangan bangsa ke depan," tuntasnya.

0 Response to "Ditanya Adakah Perda Pemprov DKI Yang Dibatalkan Presiden Jokowi, Ini Kata Ahok !!"

Post a Comment