Demi Jakarta Bebas Banjir, Ahok: Bayar Pakai Uang Pribadi Gue Rp 200 Juta Buat Beli Kabel Pompa

EllenNews.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sudah menemukan penyebab tak berfungsinya empat pompa di aliran tengah Waduk Pluit, Jakarta Utara. Ahok mengatakan, pompa mati gara-gara kabel rusak.

"Kabel rusak, sekarang kabel yang mana saya bilang, yang baru ganti? 'Bukan pak, dari travo ke mesin'," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (16/6/2016).

Ahok pun minta kabel itu segera diganti agar pompa segera berfungsi. Ahok tak mengira, untuk ganti kabel dibutuhkan Rp200 juta lebih. Sedangkan untuk pembelian di atas Rp200 juta diperlukan proses lelang dulu.

"Kabel travo berapa duit? 'Rp200 jutaan pak', beli dong, 'enggak bisa pak, di atas Rp200 juta mesti lelang'. Ya sudah lah saya bilang, gue yang bayar," tukas Ahok.

Ahok curiga nilai tersebut sengaja ditinggikan agar mendapat untung. "Jangan-jangan beli di Glodok di bawah Rp200 juta tuh kabel, digedein komponennya," ujar Ahok.

Ahok tampak gereget lantaran petugas tidak gesit menyelesaikan masalah tersebut. Waduk Pluit memang diandalkan untuk mengendalikan banjir di Ibu Kota.

Padahal Indonesia kini sedang menghadapi La Nina. Ahok bilang, hujan masih akan berlanjut hingga Februari tahun depan.

"Jadi enggak ada cerita Juni-Juli enggak hujan, akan terus hujan loh, makin ke Januari-Februari makin gede," ungkap Ahok.

0 Response to "Demi Jakarta Bebas Banjir, Ahok: Bayar Pakai Uang Pribadi Gue Rp 200 Juta Buat Beli Kabel Pompa "

Post a Comment