Golkar: Ahok minta maaf bukan karena salah, tapi biar lebih tenang

EllenNews.com - Ketua DPD Golkar DKI Jakarta Fayakhun Andriadi menilai, permintaan maaf Basuki T Purnama (Ahok) terkait kutipan surah Al Maidah ayat 51 menunjukkan kebesaran jiwa pemimpin. Fayakhun yakin, tak ada sedikitpun niat Ahok untuk menistakan agama..

"Meminta maaf untuk sebuah kesalahan adalah lumrah. Tapi meminta maaf hanya karena alasan lebih mengedepankan keharmonisan hidup berbangsa, itu kebesaran jiwa. Dan Ahok menunjukkan itu," ujar Fayakhun dalam pesan singkat, Senin (10/10).

Fayakhun mengakui, mayoritas masyarakat mudah terpancing amarahnya oleh isu yang tidak bertanggung jawab itu, tanpa terlebih dahulu mencari apakah isu tersebut benar atau tidak.

"Jadi Ahok meminta maaf bukan karena salah, tapi lebih karena alasan menjaga kehidupan tenang dan harmoni di tengah warga," ujarnya.

Anggota Komisi I DPR ini mengingatkan, semua pihak untuk menghindari provokasi dan hasutan. "Kehidupan harmoni berbangsa dan bernegara terlalu mahal untuk dikorbankan demi kepentingan politik di Pilkada DKI ini," katanya.

Lebih lanjut, Doktor ilmu Politik UI ini mengajak semua kontestan dan simpatisan mengedapankan cara-cara simpatik dan cerdas. "Ada banyak cara merebut simpati masyarakat, seperti merancang program-program out of the box yang bisa mengakselerasi pembangunan dan manfaat besar bagi masyarakat, dan juga program-program yang menunjukkan kepedulian pada masyarakat," tandasnya.

0 Response to "Golkar: Ahok minta maaf bukan karena salah, tapi biar lebih tenang"

Post a Comment