Jonru Mengaku Akan Dibela Pengacara Ternama Jika Dilaporkan Kepolisi.


Ellennews.com - Terkait ujaran kebencian pada media sosial, Jonru baru mengetahui bahwa dirinya telah dilaporkan ke polisi.

Pengakuan Jonru di ungkap melalui status di akun sosial media pribadinya ( Facebook ) yang di unggahnya pada Jumat (01/09/2017).

"Mengenai informasi bahwa saya telah di laporkan ke polisi, perlu saya sampaikan bahwa informasi tersebut baru saya ketahui pada tadi malam di facebook saya. Sampai sekarang masi belum terdapat panggilan resmi dari kepolisian," Tulis Jonru pada account facebook pribadinya.

Jonru juga mengatakan bahwa sejumlah pengacara ternama siap mendampinginya dalam menghadapi proses hukum kasus tersebut.

Dia tidak menjelaskan secara rinci siapa pengacara yang mendampinginya menjalani proses hukum yang akan di hadapinya nanti, Namun dia menyerahkan sepenuhnya kepada pengacara tersebut.

"Alhamdulilah, banyak juga pengacara papan atas Indonesia yang bersedia mendampingi saya. Saya enggak berkomentar apa pun mengenai laporan tersebut. Insya Allah semua akan di wakili oleh pengcara saya," Kata Jonru.


Dia Juga member pesan kepada masyarakat lain agar tidak takut dalam membela kebenaran.

"Teman-teman jangan pernah takut untuk membela kebenaran. Karena kita berada di jalan yang benar. Ayo terus berjuang hingga tetes darah pengabisan. Mulai hari ini saya menginfaqkan jiwa dan raga saya untuk membela dan menyelamatkan NKRI," Lanjutnya.

Jonru dilaporkan oleh Muannas Al Aidid ke Polda Metro Jaya Pada hari Kamis (31/08/2017).

Laporan ini diterima polisi dalam laporan bernomor: LP/4153/ VIII/2017/ PMJ/Dit. Reskrimsus.

Dalam laporan itu, polisi menyertakan Pasal 28 ayat 2 Juncto Pasal 45 ayat 2 Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Muannas menilai, posting-an Jonru di media sosial sangat berbahaya. Menurut dia, jika dibiarkan, ujaran kebencian yang diungkapkan Jonru dapat memecah belah bangsa Indonesia.