Anies Masi Tetap Menggunakan 73 Orang dan Dana 23 Miliar Sebagai Anggaran TGUPP, Dengan Syarat ....


Ellennews.com - Saefulah selaku Sekertaris Daerah DKI Jakarta telah membacakan hasil evaluasi Kementrian Dalam Negeri pada rapat banggar DPRD DKI Jakarta. Salah satu pembahasan yang dibacakan adalah mengenai Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP).

"Untuk kegiatan ini direkomendasikan oleh Kemendagri, diarahkan tidak dialokasikan pada Biro Administrasi DKI Jakarta," Jelas Saefullah di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Rabu (27/12/2017).

Saefullah menyebutkan, bahwa anggotanya pada tadi pagi telah berkonsultasi kepada Kemendagri mengenai TGUPP dan pada akhirnya ada titik temi yang dimana pos anggaran TGUPP harus dipindahkan dari Biro Administrasi.

"TGUPP ini kami pindahkan (pos anggarannya) dari Biro Administrasi ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), karena sifatnya lebih sentral dan segala perencanaan ada di Bappeda. Jadi tetap dilaksanakan," Lanjut Saefullah.

Baca Juga : Sandi Menilai Warga Masi Terlalu Cepat Dalam Memberi Kritik Mengenai Penantaan Tanah Abang !

Adapun anggaran TGUPP dalam APBD DKI 2018 Rp 28 miliar dengan 73 anggota. Melalui evaluasi ini, jumlah anggaran dan anggotanya tidak berubah.

"Jadi terkait TGUPP yang secara nominal disetujui anggarannya dan jumlahnya. Tetapi, pos anggarannya dipindahkan dari Biro Administrasi ke Bappeda," katanya.


DPRD DKI Jakarta menyetujui hasil evaluasi Kemendagri tersebut. Adapun jumlah program yang dievaluasi Kemendagri dalam APBD DKI 2018 sekitar 61 dari 20.000 program.