Resolusi Tahun 2018, KPK : Kasus E-KTP dan BLBI Bisa Tuntas atau Selesai


Ellennews.com - KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) RI mengatakan bahwa di tahun 2018 ini mereka yakin bahwa dua kasus utama dapat di tuntaskan, Kasus tersebut berupa kasus tindak pidana korupsi pengadaan kartu penduduk berbasis elektronik (E-KTP) dan juga kasus tindak pidana korupsi pemberian Surat Keterangan Lunas (SKL) terhadap obligor penerima  Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

"Resolusi kami di tahun 2018 ini adalah Kasus E-KTP harus tuntas serta Kasus BLBI juga sama," Sebut Wakil Ketua KPK Laode Syarief, Senin (1/1/2018).

Tidak hanya kedua kasus tersebut tapi Wakil ketua KPK juga menyebutkan bahwa pada tahun ini KPK akan lebih banyak menangkap tindak pidana Korupsi korporasi dan Korupsi Sumber daya alam yang sampai ke penuntutan.

Baca Juga : Permintaan Pengacara Setnov Telah di Terima Oleh Majelis Hakim, Berikut Isi Permintaan Tersebut ...

Perkembangan terakhir terkait kasus korupsi E-KTP, pada Kamis (28/12/2017) lalu pengadilan telah membaca jawaban jaksa penuntut umum atas eksepsi Setnov ( Setya Novanto ).

Yang menjadi terdakwa pada kasus tersebut adalah Ketua DPR RI. Permohonan untuk izin berobat dan izin besuk yang di ajukan oleh Kuasa Hukum Setya Novanto di setujui oleh Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Yanto.

Sidang E-KTP selanjutnya yang digelar di Pengadilan Tipikor dengan agenda putusan sela rencananya akan diadakan pada Kamis (4/1/2018) mendatang.

Sedangkan mengenai perkembangan kasus BLBI, lalu penyidik KPK akan memeriksa Wakil Presiden ke-11 RI Boediono sebagai saksi.

"Penyidik mendalami pengetahuan saksi (Boediono) sehubungan dengan kapasitasnya saat itu sebagai Menteri Keuangan, yang sesuai dengan Keppres Nomor 177 Tahun 1999 tentang KKSK adalah sebagai anggota KKSK," ucap juru bicara KPK Febri Diansyah.